Rabu, 17 Februari 2010

BAB V AKA I

V. PENUTUP


4.1 Simpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik simpulan bahwa:
1. Untuk membangun sebuah jaringan perpipaan diperlukan tahapan-tahapan konstruksi yaitu: survei, pembersihan jalur, pengangkutan pipa, penjajaran pipa, penggalian, pengelasan, radiografi (NDT), field joint coating, holiday test, penurunan pipa, proteksi katodik, backfilling, hydrotest, reinstatement, dan commissioning.
2. Pelaksanaan pemasangan pipa telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.
3. Terdapat kendala-kendala yang dapat menghambat pelaksanaan pemasangan pipa, misalnya yaitu belum mendapatkan izin dari dinas terkait ( PU, Pertamina, Industri) untuk pemasangan pipa di sekitar daerah tersebut.
4. Kontraktor terkesan terlalu santai dan malas-malasan dalam serangkaian kegiatan pemasangan pipa.

4.2 Saran
Dari beberapa masalah yang dijumpai pada pelaksanaan konstruksi pipa distribusi, maka ada beberapa saran sebagai berikut:
1. Selesaikan segala perizinan kepada dinas terkait (PU, Pertamina, industtri) sebelum memulai pekerjaan agar pekerjaan pemasangan pipa dapat berjalan lancar.
2. Berikanlah peraturan yang tegas dan jelas terhadap para kontraktor agar serius dalam pelaksanaan pemasangan pipa dan tidak mengulur-ulur waktu yang berdampak pada membengkaknya anggaran. Contohnya yaitu waktu memulainya pekerjaan harus tepat, kalau tidak dapat memenuhinya dikenakan denda.
3. Keselamatan kerja dipertahankan agar pelaksanaan pekerjaan aman.
4. Pengawasan terhadap pelaksaan pemasangan pipa tetap dipertahankan agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berakibat fatal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar